Setelah1538, beberapa pertempuran masih terjadi antara pihak Kristen dan Muslim, dan lebih sering dimenangkan oleh pasukan Muslim. Ketika Charles V berusaha menguasai Aljazair dengan 200 kapal perangnya pada tahun 1541, mereka malah disergap badai di perairan Aljir, dan terpaksa kembali pulang dengan kerugian besar.
Saat ini Amerika Serikat AS disebut sebagai salah satu negara dengan kemampuan militer terkuat. AS disebut memiliki alokasi pendanaan militer terbesar jika dibandingkan dengan negara itu, AS juga banyak terlibat dalam beberapa pertempuran di beberapa negara. Yang terbaru dan terlama dari pertempuran tersebut adalah perang di Afghanistan untuk memerangi sel-sel kelompok jaringan jauh sebelum itu, AS pertama kali terlibat dalam perang besar adalah melawan Meksiko. Perang itu berlangsung selama dua tahun, dari mulai 1846 sampai 1848. Salah satu episode berdarah dari rangkaian perang tersebut adalah pertempuran Palo ini ikhtisar dari pertempuran Palo Alto, pertempuran yang mengantarkan Jenderal Zachary Taylor, pemimpin pasukan AS, kemudian terpilih jadi presiden Pencaplokan Texas oleh AS awalnya adalah wilayah Meksiko, bukan wilayah AS seperti saat ini. Pada 2 Oktober 1835, terjadi revolusi di wilayah itu, di mana kelompok pemberontak melakukan perang kemerdekaan melawan pemerintahan Meksiko yang setahun revolusi Texas berjalan, para pemberontak memenangkan pertempuran. Mereka akhirnya memerdekakan diri menjadi Republik Texas. Meksiko, bagaimana pun, tidak itu pemerintah Meskiko menuduh bahwa AS adalah pihak yang menghasut kelompok pemberontak. Sepuluh tahun setelah revolusi Texas, yakni pada tahun 1845, AS menganeksasi Texas dan menjadi salah satu negara terjadi kekisruhan dan ketegangan politik di antara kedua belah pihak. Meksiko memutuskan hubungan diplomatik dan mengecam agresi yang telah dilakukan oleh AS. Pada tahun 1846, kedua belah pihak mengirim masing-masing pasukannya di Thought Co, pasukan AS dipimpin oleh Jenderal Zachary Taylor dengan jumlah pasukan orang. Sedangan pasukan Meksiko dipimpin oleh Jenderal Mariano Arista dengan jumlah pasukan yang telah berada di perbatasan masing-masing itu, hanya menunggu masalah waktu saat pertempuran benar-benar AS secara resmi nyatakan perang setelah pasukannya bertahan dari gempuran pasukan Meksiko dan Meksiko kemudian terlibat upaya diplomasi tentang permasalahan Texas. Namun upaya tersebut gagal. Pada 25 April 1846, Mariano Arista memerintahkan pasukannya untuk menyerbu pasukan Zachary Taylor yang bertahan di perbatasan yang disengketakan di Rio awal ini, Taylor berhasil memukul pasukan Arista. Taylor sendiri masih menunggu pernyataan resmi dari pemerintah pusat tentang perang tersebut sehingga dia tidak melakukan serangan terlebih 8 Mei 1846, pasukan Taylor dan Arista bertempur di dekat Palo Alto. Meski dengan jumlah pasukan yang lebih sedikit, tapi Taylor dengan gagah mampu menahan gempuran pasukan Taylor telah dikenal sebagai seorang perwira militer yang baik dan cakap dan dia tahu bagaimana kondisi pertempuran History, pada tanggal 13 Mei 1846, Kongres AS kemudian menyatakan secara resmi perang dengan Meksiko. Di dekat Palo Alto tersebut, pasukan AS telah bertahan dan berperang melawan pasukan Pasukan Meksiko mundur setelah bertempur dengan pasukan AS perang AS-Meksiko berlangsung, senjata api sudah mulai digunakan. Meriam-meriam menjadi senjata utama di antara dua belah pihak dan senapan juga sudah mulai meski dengan jumlah pasukan yang lebih banyak, barisan pasukan Mariano Arista terkoyak oleh serangan dari pasukan AS. Meriam-meriam milik pasukan Taylor jauh lebih akurat dibandingkan dengan meriam milik pada 8 Mei 1846 itu dimulai sekitar pukul sore hari. Menurut lembar dokumen di laman resmi sejarah militer AS yang berjudul Guns Along the Rio GrandePalo Alto and Resaca de la Palma, tentara Meksiko terlebih dahulu menghujani pasukan AS dengan meriam tembaga milik artileri Meksiko sering tidak mencapai target. Jangkauan tembakannya tidak efektif. Sedangkan serangan balasan dari pasukan AS, meriam mereka lebih unggul yang mampu menjangkau target lebih jauh dan itu, meriam milik artileri AS jauh lebih cepat dapat diisi ulang sehingga intensitas tembakan menjadi lebih sering. Dengan keunggulan tersebut, barisan pasukan infantri Meksiko terkoyak karena kerap terkena strategi manuver dilakukan oleh Jenderal Arista seperti menggunakan kavaleri untuk mengejar infantri AS. Namun tetap saja, pasukan Meksiko sekitar pukul tujuh malam hari, pertempuran tersebut baru mulai mereda ketika pasukan Arista mulai kehabisan pasokan. Pasukan tersebut mulai mundur di belakang medan pertempuran sambil babak Taylor sendiri tidak memerintahkan pasukannya untuk meluncurkan perang malam hari. Dan pertempuran di Palo Alto itu, secara taktis dimenangkan oleh pihak AS. Sekitar 400 pasukan Meksiko tewas. Beberapa lagi terluka dan Faktor penentu kemenangan AS adalah keunggulan persenjataan Palo Alto tersebut kemudian diikuti oleh pertempuran Resaca de la Palma, di daerah perbukitan. Mariano Arista sadar betul bahwa pasukan Zachary Taylor jauh lebih unggul dalam pertempuran terbuka. Karena itu, strategi di daerah Resaca de la Palma, pertempuran kembali terjadi pada 9 Mei 1846. Namun pasukan AS yang jauh lebih terlatih jika dibandingkan dengan pasukan Meksiko, kembali unggul dalam pertempuran pertempuran di Resaca de la Palma, AS kehilangan 45 pasukan dan 98 orang terluka. Sebagian besar korban meninggal adalah korban pertarungan jarak dekat yang kejam dan pihak Meksiko, 154 orang pasukannya tewas dan 205 orang lainnya terluka. Selain itu, sebanyak 156 orang hilang. Kemungkinan mereka yang hilang karena tenggelam ketika mencoba melarikan diri dengan menyeberangi sungai Rio Grande saat dikejar oleh pasukan penentu kemenangan pasukan AS dalam pertempuran Palo Alto dan Resaca de la Palma adalah karena meriam yang mereka gunakan. Bubuk mesiu yang jauh lebih unggul, jarak jangkauan target yang lebih jauh, dan isi ulang yang jauh lebih sangat berbeda dengan meriam milik Meksiko yang menggunakan mesiu kualitas rendah, dan peluru meriam berjalan lambat. Sebelum peluru tersebut mencapai target, pasukan AS sudah melihat di mana peluru itu akan jatuh sehingga dapat kemampuan meriam AS mengejutkan tidak hanya bagi pasukan Meksiko, tapi juga bagi pasukan AS Dampak pertempuran Palo AltoJenderal Zachary Taylor pasukan Meksiko dalam pertempuran di Palo Alto memiliki berbagai dampak. Di antaranya, Jenderal Mariano Arista diseret ke pengadilan militer karena kegagalannya mempertahankan perbatasan. Dia digantikan oleh Jenderal Pedro de Ampudia yang lebih kejam dan pihak AS sendiri, pertempuran itu telah meningkatkan kepercayaan diri pasukan. Karena pertempuran tersebut, Jenderal Zachary Taylor yang kemudian memenangkan empat pertempuran lagi, dianggap pahlawan nasional dan sukses terpilih sebagai Presiden AS ke-12 yang dilantik pada 4 Maret meski awalnya dia dipuja sebagai seorang perwira militer yang cakap, tapi tidak dalam politik. Pada tahun 1850, Zachary Taylor mengeluh karena sakit pada usia 65 dan kemudian meninggal beberapa hari pertempuran Palo Alto, perang antara AS dan Meksiko terus terjadi. AS bahkan terus berhasil mencapai banyak kemenangan dalam pertempuran. Pasukan AS juga berhasil mencaplok beberapa wilayah Meksiko seperti California, New Mexico, dan beberapa daerah US History, hampir 50 persen dari wilayah Meksiko yang merdeka dari Spanyol, dicaplok oleh AS sebagai akibat perang AS-Meksiko. Pasukan AS bahkan mencapai jantung ibu kota Mexico City dan berhasil memaksa Meksiko menandatangani perjanjian Guadalupe-Hidalgo untuk mengakhiri perang dan menguasai banyak pertempuran Palo Alto, itu mengantarkan AS ke perang panjang dan mematikan dengan Meksiko, yang membuat mereka kehilangan sekitar pasukan. Namun AS berhasil mencaplok banyak wilayah bagi kalian yang belum mengetahui dari perang AS-Meksiko tersebut, negara bagian California dan New Mexico yang saat ini milik AS, dulunya adalah wilayah milik Meksiko. Baca Juga 11 Sejarah Perang Mawar, Perebutan Takhta Keluarga Inggris IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Terjaditiga kali pertempuran besar antara kedua kekuatan yang berseteru ini di keempat arah kota dan dimenangkan oleh pihak para penyerbu. Pasukan Kadiri terpecah dua, sebagian menuju sungai dan tenggelam di sana karena dihadang oleh orang-orang Mongol, sedang sebagian lagi sebanyak lebih kurang 5.000 dalam keadaan panik akhirnya terbunuh
Perang Dunia II merupakan perang paling mengerikan yang pernah terjadi di Bumi. Menewaskan puluhan juta orang di seluruh dunia, Perang Dunia II dipenuhi oleh pertempuran-pertempuran mengerikan yang diikuti oleh berbagai negara, baik itu tentara maupun rakyat biasa yang berusaha mempertahankan tanahnya agar tidak dikuasai oleh sekian banyak pertempuran yang terjadi selama masa Perang Dunia II, beberapa diantaranya merupakan pertempuran besar yang menelan korban sangat banyak, bukan hanya ribuan melainkan jutaan jiwa. Dilansir History Extra, berikut lima pertempuran paling mematikan di masa Perang Dunia II!1. Battle of France Battle of France of France resmi dimulai pada 10 Mei 1940, ketika Jerman mulai menyerang wilayah Prancis. Dan sama seperti negara lain, kehadiran Jerman mendapatkan perlawanan dari tentara Prancis yang berusaha mempertahankan meski jumlah tentara Prancis cukup banyak, tentara Jerman jauh lebih terlatih dalam menghadapi serangan. Kurang dari dua bulan setelah dimulainya perang, Prancis berhasil takluk di tangan Jerman. Perang berakhir pada 25 Juni 1940, dengan jumlah korban mencapai 469 ribu Battle of Narva Battle of Narva merupakan salah satu wilayah yang terletak di Estonia. Ketika Perang Dunia II terjadi, wilayah itu menjadi rebutan Soviet dan Jerman yang kemudian memicu terjadinya pertempuran dari bulan Februari 1944, Uni Soviet yang kala itu sudah berhasil menaklukkan Prusia dan Finlandia, berusaha untuk mencaplok Estonia dan mengklaimnya sebagai bagian dari negaranya. Tentu saja hal itu tidak bisa Jerman, Estonia melakukan perlawanan habis-habisan untuk melindungi wilayahnya. Battle of Narva resmi berakhir pada Agustus 1944 ketika Jerman menarik pasukannya dari Estonia. Dan saat itu terjadi, korban pertempuran sudah mencapai 500 hingga 550 ribu jiwa. Baca Juga 5 Perang Paling Aneh di Dunia, Disebabkan Masalah Sepele! 3. Battle of Moscow Battle of Moscow dengan namanya, Battle of Moscow atau Pertempuran Moscow, merupakan pertempuran antara Jerman dan Soviet dalam memperebutkan kota Moscow. Pertempuran dimulai pada 2 Oktober 1941. Diawal pertempuran, Jerman berhasil mendekati mereka terhalang musim dingin. Suhu yang menggigit, ditambah gagalnya pengiriman pasokan makanan, membuat tentara Jerman kesulitan bertahan. Hal sebaliknya terjadi pada tentara Rusia yang memang sudah kebal dengan suhu 7 Januari 1942, ketika korban dari kedua belah pihak mencapai jiwa, Rusia berhasil memukul mundur tentara Jerman sekaligus mengakhiri Pertempuran Battle of Berlin Battle of Berlin peperangan sebelumnya terjadi di era kejayaan Hitler, Battle of Berlin justru terjadi saat Nazi sudah sekarat. Meletus tanggal 16 April 1945, Battle of Berlin adalah pertempuran dimana Uni Soviet, Tentara Sekutu, dan juga pasukan Nazi berlomba-lomba untuk menguasai dan mempertahankan semakin genting setelah Hitler memutuskan untuk bunuh diri pada 30 April 1945 di bunker pribadinya. Pertempuran berakhir pada 2 Mei 1945, dengan kemenangan di pihak Sekutu dan Soviet. Meski begitu, harga yang harus dibayar sangatlah Battle of Berlin mencapai mayoritas korban memang merupakan tentara Jerman. Tapi jumlah korban di pihak Soviet dan Sekutu juga tidak kalah Battle of Stalingrad Battle of Stalingrad Stalingrad merupakan kota industri sekaligus pertahanan militer tentara Uni Soviet. Karena ada banyak industri yang berjalan, kota itu menghasilkan banyak uang. Atas dasar itu, tentara Jerman dibawah komando Adolf Hitler berusaha mengambil alih Stalingrad dari tangan Soviet. Pertempuran dimulai pada 23 Agustus 1942, ketika 150 ribu tentara Nazi dan 500 tank menyerang kota Stalingrad. Tentara Soviet jelas tidak akan melepaskan Stalingrad yang sudah lama jadi milik mati-matian mempertahankan Stalingrad, dan membuat pertempuran menjadi semakin alot. Pada akhirnya, tentara Jerman kehabisan sumber daya yang membuat mereka terpaksa mundur pada 2 Februari 1943 dari Stalingrad. Setelah ditotal, pertempuran ini mengakibatkan hingga orang kehilangan nyawa, dengan diantaranya merupakan warga sipil tidak pertempuran di atas memang sangat mengerikan. Bukan hanya merusak banyak hal, pertempuran di era Perang Dunia II juga menelan banyak korban. Sedihnya, bukan hanya tentara yang meninggal, tapi juga rakyat biasa yang tidak tahu apa-apa. Baca Juga 5 Pertempuran Paling Mematikan di Masa Perang Dunia I, Mengerikan! IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
PertempuranSungai Hydaspes adalah pertempuran antara Aleksander yang Agung melawan Raja Puru pada 326 SM di tepian Sungai Hydaspes (Jhelum) di daerah Punjab dekat Bhera (Pakistan modern). Kerajaan Paurava yang dipimpin oleh Raja Puru terletak di Punja. Pertempuran ini adalah pertempuran besar terakhir yang dilakukan oleh Aleksander.
Tampilan Posting 18,062 Sepanjang sejarah, individu, negara, dan faksi politik telah menggunakan konflik untuk memperoleh kendali atas wilayah. Sejarah manusia telah dibentuk oleh pertempuran dengan lebih banyak cara daripada yang dapat kita pahami. Perang bertanggung jawab atas transformasi dahsyat, revolusi, dan bahkan internet yang kita gunakan saat ini. Tidak ada yang lebih baik mencontohkan perang daripada tentara yang melawannya. Peperangan kuno mengacu pada konflik antara awal sejarah tertulis dan akhir dari periode yang digunakan dalam Pertempuran dan Tentara KunoPrasejarah dan kuno perang lebih berbeda dalam hal organisasi daripada teknologi. Munculnya negara-kota, diikuti oleh kekaisaran, memungkinkan peperangan berkembang pesat. Tentara kuno awal terus mengandalkan sebagian besar pada busur dan tombak, senjata yang sama dibuat untuk berburu di zaman prasejarah. Tentara sedang dipisahkan menjadi infanteri jarak jauh dan infanteri kejut pada periode ini, dengan infanteri kejut menyerang untuk mendorong penetrasi garis lawan atau menahan mereka sendiri. Kekuatan-kekuatan ini idealnya dicampur, membuat lawan terikat apakah mereka harus mengumpulkan kekuatan dan mengekspos mereka ke serangan jarak jauh atau menyebarkannya dan membuat mereka terkejut. Keseimbangan ini segera bergeser ketika kereta, kavaleri, dan artileri yang didukung teknologi memainkan peran aktif di medan perang. Beberapa perkembangan lainnya adalah senjata tangan kosong seperti pedang, tombak, gada, gada, kapak, dan pisau. Bahkan ketapel, menara pengepungan, dan pendobrak digunakan selama Hebat dalam Sejarah KunoTentara Neo-AsyurKredit Tentang SejarahPada abad ke-10 SM, Kekaisaran Neo-Asyur dimulai, dan selama waktu ini, Ashurnasirpal II dipuji karena menggunakan taktik yang solid. Selama tiga abad, Neo-Asyur menguasai Mesopotamia, membentuk kerajaan terbesar di dunia. Penguasanya merebut petak-petak tanah yang luas mulai dari Mesir hingga Teluk Persia. Kecakapan militernya sebagian dibantu oleh reformasi raja Tiglath-Pileser III, yang mendirikan tentara tetap pertama Asyur pada abad kesembilan SM. Dia memperluas kekaisaran dengan menyerap ribuan imigran dari kerajaan bawahan, tetapi pasukan kekaisaran yang paling menakutkan adalah kontingen kereta kudanya. Neo-Asyur adalah kekuatan yang harus diperhitungkan, dengan jumlah superior mereka, pedang besi, dan kereta yang menggelegar. Mereka mendirikan kerajaan de-facto pertama di dunia, termasuk Anatolia modern, seluruh Bulan Sabit Subur, pantai Yudea, bagian barat Iran yang dikenal sebagai Elam, dan bahkan Kekaisaran AchaemenidDikenal sebagai Kekaisaran Persia Cyrus Agung adalah salah satu dari sedikit raja dalam sejarah yang pantas mendapatkan label "Hebat." Dia mengumpulkan serikat yang tidak terorganisir dari suku-suku Iran Utara untuk membangun salah satu kerajaan kuno terbesar. Dia mencapai ini dengan mendirikan tentara pertama yang benar-benar profesional dalam sejarah manusia. Pasukan terdiri dari orang-orang dari Thrace di Eropa Timur hingga orang-orang Nabatea di Arab, dari pemanah kuda Skit di stepa hingga Mahout Gajah India. Kekaisaran Achaemenid adalah yang terbesar di dunia dan memiliki setengah juta tentara pertama di dunia. Pasukan yang begitu besar tidak akan terlihat lagi di dunia Barat sampai zaman Napoleon, 2,300 tahun kemudian. Selain itu, pasukan ini terdiri dari prajurit elit dan khusus seperti Dewa, infanteri dengan perlengkapan lengkap yang saat ini dikenal sebagai salah satu kelompok pertempuran paling terkenal dalam Kekaisaran RomawiKredit Learnodo NewtonicWarisan abadi Roma kuno sebagai salah satu peradaban paling kuat dan sukses secara global adalah karena kekuatan militernya. Tentara Republik yang sangat terlatih, disiplin, dan diperlengkapi dengan baik menguasai wilayah yang sangat luas dari Inggris hingga Mesir, menghancurkan banyak orang. Itu tumbuh bahkan lebih tangguh ketika Republik menjadi Kekaisaran. Selama waktu itu, itu bergeser dari sistem wajib militer jangka pendek ke pengembangan tentara tetap permanen. Para legiuner Roma yang terkenal termasuk di antara pasukan yang paling tangguh dalam sejarah karena organisasi, pelatihan, dan senjata mereka yang lebih baik. Penggunaan formasi multi-baris, antara lain, memungkinkan tentara Romawi untuk menyegarkan pasukan garis depan selama pertempuran ketika tentara Romawi baru akan berhadapan dengan musuh yang kelelahan. Selain itu, mobilitas digunakan untuk mendapatkan keuntungan ofensif oleh Tentara Romawi, yang sering dipimpin oleh jenderal-jenderal yang sangat Dinasti HanDari 202 SM hingga 220 M, aparat militer Tiongkok adalah dinasti Han. Kekuatan Tiongkok kuno sangat mengesankan, tetapi dinasti Han menonjol. Pada akhir abad ketiga SM, runtuhnya Dinasti Qin membuat Cina kacau balau sampai pemimpin pemberontak Liu Bang dari Han menyatukan kembali negara itu. Konfederasi nomaden seperti Xiongnu di utara menimbulkan bahaya awal bagi kekaisaran Han. Rakyat jelata laki-laki dipaksa menjadi dua tahun dinas militer selama pemerintahan Han, memperluas jajaran militer, sementara tentara profesional digunakan untuk mengamankan perbatasan utara yang rapuh. Senjata populer adalah panah dan jian, pisau lurus bermata dua. Dengan faktor-faktor ini, dinasti Han memperluas perbatasannya dan bertahan selama empat abad hingga menjadi korban peperangan dan korupsi MauryaChandragupta Maurya, yang mengalahkan tentara Yunani Seleucus Nicator, ke Ashoka Agung, menyatukan benua fisik India; Maurya adalah kerajaan besar pertama di India. Mereka membangun kerajaan mereka di belakang pasukan paling hebat yang terlihat di anak benua hingga saat itu. Menurut Megasthenes, utusan Kekaisaran Seleucid, Chandragupta Maurya mengumpulkan 30,000 pasukan kavaleri, 9,000 gajah perang, dan 600,000 infanteri. Chandraguta menaklukkan sebagian besar anak benua India. Dia mendirikan sebuah kerajaan yang membentang dari Laut Arab ke Teluk SpartaKredit Senjata dan PeperanganTerletak di selatan Yunani, Sparta adalah negara militer yang sempurna. Spartan, masyarakat pejuang kuno, memperjuangkan gaya institusi militer mereka yang ketat. Pada kenyataannya, Spartan memiliki satu-satunya tentara penuh waktu di seluruh Yunani kuno. Bahkan sistem sosial mereka menghasilkan pejuang tangguh dari warga biasa. Anak laki-laki dipisahkan dari ibu mereka di usia muda dan tenggelam dalam api pelatihan tanpa akhir, hukuman keras, dan kampanye yang gigih sampai mereka meninggal. Karena hidup mereka begitu keras, setiap Spartan yang hidup sampai usia tua sangat dihormati karena kemampuannya sebagai seorang pejuang. Selain itu, tentara menganut kode kehormatan, persaudaraan, dan berhemat yang kuat. Selama invasi Persia, mesin perang Spartan tidak hanya membantu mereka bertahan dari pasukan terbesar di dunia. Setelah mengatasi Athena dalam perang panjang untuk hegemoni, mereka akhirnya mendominasi seluruh Yunani. Tentara MesirMesir Kuno tidak dapat bertahan selama tiga ribu tahun tanpa menciptakan militer yang sangat kuat. Itu adalah salah satu peradaban besar paling awal dalam sejarah, bersatu sekitar 3100 SM, dan harus mempertahankan perbatasannya yang luas melawan beberapa kekuatan asing. Pasukan Mesir pertama memiliki tombak dengan ujung tembaga dan perisai kayu besar yang terbuat dari kulit. Sebuah gada batu juga dibawa sepanjang era Archaic dan akhirnya digantikan oleh kapak tempur perunggu. Selain itu, Mesir mewarisi busur komposit dan kereta kuda dari penjajah Hyksos. Penjajah Hyksos memperoleh kendali antara Kerajaan Tengah dan Baru dan memberi orang Mesir khopesh yang kejam dan berbentuk sabit. Bersama-sama dengan membentuk tentara yang profesional dan berdiri, inovasi ini membantu orang Mesir dalam merevolusi militer mereka dan mengalahkan banyak tentara lama mereka. MongoliaKredit Sejarah KemarinBangsa Mongol, yang dipimpin oleh Temujin, yang kemudian dikenal dan ditakuti sebagai Chengiz Khan, menyatukan mereka atas kehendaknya. Konfederasi Mongol ini membelah Eurasia seperti pisau panas menembus mentega. Alih-alih kecakapan bela diri mereka, strategi dan mobilitas mereka memenangkan hari itu. Sikap sekuler dan kesiapan mereka untuk menyerap aspek-aspek pasukan musuh membuat mereka berbeda pada saat itu. Mereka belajar pengepungan dari Cina dan menerapkannya pada kerajaan Persia Khwarizmi. Mereka menggunakan teknik penarikan tipuan yang terkenal untuk menarik musuh ke dalam perangkap menjepit dan kemudian mengalahkan mereka. Kekuasaan Chengiz terbentang dari Korea di timur hingga Hongaria di barat, dari Rusia dan Siberia di utara hingga gerbang India di selatan pada saat ia meninggal. Suatu prestasi yang menakjubkan bagi pasukan pengembara penggembala kambing di zaman ksatria dan korek Dinasti BabiloniaNegara kota kecil ini menjadi kerajaan yang menaklukkan hampir seluruh Mesopotamia di bawah kepemimpinan Hammurabi, raja keenam dari Dinasti Babilonia ke-1. Raja paling terkenal karena "Kode Hammurabi" yang terkenal, yang menetapkan aturan kerajaan dan dicatat di prasasti batu. Tapi dia juga seorang penakluk, memimpin pasukan terlatih yang mengalahkan banyak negara-kota tetangga sebelum maju ke kekuatan penting lainnya di wilayah itu, terutama Kekaisaran Asyur Lama. Salah satu strategi favoritnya adalah meracuni sumber air setempat, menyebabkan lawan-lawannya Kekaisaran KartagoKredit PinterestSementara Hun kemudian menjadi saingan berat Roma, Carthage memiliki posisi pertama, melawan mereka dalam Perang Punisia. Hannibal adalah pemimpin besar dan kuat Kekaisaran Kartago. Taktik militernya yang cerdas dan berpengaruh sedang dipelajari hari ini hampir dua ribu tahun kemudian. Penggunaan gerakan menjepitnya untuk mengepung dan menghancurkan kekuatan Romawi yang jauh lebih besar dalam Pertempuran Cannae adalah salah satu manuver militer terbesar dalam sejarah. Tapi memimpin pasukannya, gajah perang dan semuanya, menuruni Pegunungan Alpen dan ke Italia mungkin merupakan kemenangan terbaik HunOrang-orang barbar dari Stepa Eurasia ini menyapu melewati pasukan di Asia Tengah dan Eropa Barat, berperang dan menjarah jauh ke dalam Kekaisaran Romawi Barat di bawah komando Attila yang terkenal. Ahli taktik yang licik dan penunggang kuda yang berpengalaman bertempur dari kuda dengan busur, pedang panjang, dan tombak, mengalahkan lawan dengan serangan cepat sambil menahan tentara sebagai cadangan untuk penguatan. Menyapu ke Eropa, mereka tampak tak terkalahkan, dan baru setelah kematian Attila, yang dilumpuhkan oleh perselisihan internal, pertempuran mulai berbalik melawan MakedoniaKredit Alam SejarahMiliter Kerajaan Makedonia adalah salah satu yang paling kuat di dunia kuno. Raja Philip II dari Makedonia merancang dan membentenginya. Tentara Makedonia yang baru adalah gabungan dari banyak formasi. Phillip menggunakan orang Makedonia dan Yunani lainnya, khususnya kavaleri Thessalia, dan tentara bayaran dari sekitar Aegea dan Balkan. Pada 338 SM, lebih dari separuh pasukannya untuk rencana invasi ke Kekaisaran Persia Achaemenid telah datang dari luar perbatasan Makedonia — di seluruh dunia Yunani dan suku-suku barbar di sekitarnya. Setelah kematian Philip, putranya, Alexander Agung, memimpin pasukan untuk melakukan hal yang tidak terpikirkan menghancurkan Persia, Asia Kecil, dan Mesir tanpa kehilangan satu perang Kadesh pada 1274 SMKredit GoodreadsPertarungan antara Kerajaan Baru Mesir di bawah Ramses II dan Kekaisaran Het ini muncul di tepi Sungai Orontes, dekat perbatasan modern Suriah dan Lebanon. Ini adalah pertempuran tertua dalam sejarah dengan spesifikasi formasi tentara atau rekaman taktik militer yang dilakukan. Pertempuran ini adalah pertempuran kereta terbesar dalam sejarah yang tercatat, melibatkan lebih dari 5,000 kereta, di mana lebih dari 2,000 dihancurkan. Itu juga menghasilkan pakta perdamaian paling awal yang bertahan, Perjanjian Abadi atau Perjanjian Muye pada 1046 SM Dinasti Zhou memerintah selama 790 tahun, menjadikannya dinasti terlama dalam sejarah Tiongkok. Tetapi semua dinasti, bahkan yang paling kuat, harus dimulai dari suatu tempat. Awal itu datang untuk dinasti Zhou pada Pertempuran Muye ketika pasukan yang hanya terdiri dari sekitar 50,000 tentara Zhou mengalahkan lebih dari 500,000 tentara musuh dan 170,000 orang bersenjata yang diperbudak untuk mengakhiri dinasti Shang. Ketika orang-orang yang diperbudak itu diberi senjata untuk melindungi Yin, banyak dari mereka pergi ke pihak Zhou. Yang lain memegang tombak mereka terbalik, menunjukkan bahwa mereka tidak ingin menghadapi Zhou yang lebih Plataea & Thermopylae pada 479 SMKredit Alam SejarahPasukan Persia besar-besaran yang dipimpin oleh Raja Xerxes menyerang Yunani pada musim panas tahun 479 SM. Orang-orang Yunani berusaha untuk melawan pasukan Persia di celah kecil dengan 300 Spartan dan 7,000 hoplites yang dipimpin oleh Raja Leonidas. Terlepas dari upaya berani Sparta, Persia merebut Thermopylae dan memenangkan kemenangan di Artemisium, Thessaly, Boeotia, Euboea, dan Attica. Namun, pertama, Raja Xerxes dikalahkan dalam Pertempuran Salamis. Kemudian, dengan setengah dari pasukannya, Xerxes melarikan diri dan kembali ke Asia. Di bawah kepemimpinan Raja Spartan Pausanius, 60,000 hoplites berbaris ke Boeotia untuk menghadapi Persia. yang bersejarah pertarungan terjadi di Boeotia, dekat Gaugamela pada 331 SMPada tanggal 1 Oktober 331 SM, Alexander Agung bertempur dalam pertempuran yang menentukan melawan Kekaisaran Achaemenid Persia. Strategi Alexander efektif meskipun memiliki kekuatan militer yang lebih terbatas daripada Kekaisaran Achaemenid. Kedua pasukan besar itu berkumpul di dekat Gaugamela. Taktik cerdas Alexander begitu efisien sehingga perang mengakibatkan kematian Kekaisaran Hydaspes pada 326 SMKredit PinterestPertempuran Sungai Hydaspes terjadi pada 326 SM antara Raja Porus dari kerajaan Hindu Paurava dan Alexander Agung. Itu adalah salah satu perang Alexander Agung yang paling mahal. Alexander mencoba menyeberangi sungai saat hujan deras selama pertemuan ini meskipun pasukan besar India menunggunya di sisi lain. Pertarungan terjadi karena misi Alexander untuk memperluas kekuasaannya ke India. Konflik tersebut membuka jalan bagi perkembangan budaya Yunani dan India yang berlangsung selama ribuan Kalinga pada 261 SMTidak ada konflik dalam sejarah India yang bermakna, baik dari segi intensitas maupun hasil, seperti perang Kalinga Ashoka. Tidak ada pertempuran dalam sejarah manusia yang mengubah sikap sang pemenang dari kebrutalan yang kejam menjadi kesalehan yang patut dicontoh seperti ini. Perang Kalinga, perjuangan brutal antara Kekaisaran Maurya, yang membentang sebagian besar anak benua India di selatan Himalaya, dan negara bagian pesisir Kalinga, mungkin telah menelan korban hingga 300,000 orang. Menyaksikan pembantaian konflik mendorong raja Maurya Ashoka untuk beralih ke agama Buddha, bersumpah untuk menaklukkan pertempuran lebih Changping dari 262 SM hingga 260 SMKredit Keingintahuan BergambarPertempuran Changping terjadi di Tiongkok selama periode Negara-Negara Berperang antara negara bagian Qin dan Zhao. Pada 262 SM, Qin mencoba menaklukkan Zhao. Zhao menyerbu kamp Qin dengan 400,000 tentara yang kuat. Namun, tentara Qin menyergap pasukan Zhao di pegunungan sebelum mencapai kamp. Setelah 46 hari tanpa persediaan, Zhao menyerah, dan Qin meraih kemenangan Syracuse dari 214 SM hingga 212 SMKerajaan Syracuse yang berdaulat adalah sekutu dekat Republik Romawi, memerintah pulau Sisilia, yang telah direbut Kartago selama Perang Punisia Pertama. Saat Perang Punisia Kedua berlarut-larut, kelompok-kelompok pro-Kartago di Syracuse menyebabkan kota itu merasakan penderitaan pengepungan Romawi sekali lagi. Kali ini, bagaimanapun, kota itu adalah rumah bagi Archimedes polymath yang terkenal, yang menemukan metode inventif untuk membantu memukul mundur pasukan Romawi dan memperpanjang pengepungan selama berbulan-bulan. Kota itu tidak jatuh sampai seorang tentara Romawi membunuh Archimedes di rumahnya, bertentangan dengan instruksi dari komandan Romawi untuk menyelamatkan nyawa Metaurus pada tahun 207 SMKredit Epik MaskulinPerang Metaurus adalah pertempuran penting selama Perang Punisia Kedua. Hannibal mengambil peralatan dari saudaranya Hasdrubal sambil menunggu bala bantuan. Bala bantuan dan peralatan sangat penting untuk memenangkan kampanye melawan Roma. Marcus Livius Salinator dan Caius Claudius Nero memimpin pasukan Romawi. Claudius tiba di Metaurus untuk menemani Marcus Livius. Namun, saat itu Marcus Livius sedang melawan Hannibal di Grumentum, 100 kilometer selatan Sungai Metaurus. Hasdrubal dimasukkan ke dalam penjara di Metaurus oleh pasukan yang kejam dan tidak menaruh curiga. Alih-alih bala bantuan militer yang dijanjikan, Hannibal menerima kepala Hasdrubal, yang dilemparkan orang Romawi ke Gaixia pada 202 SM Kredit Asal KunoDinasti Han Cina dimulai dengan kemenangan Liu Bang dalam Pertempuran Gaixia di Suzhou saat ini pada tahun 202 SM. Tentara Han sebelumnya telah mencapai beberapa keberhasilan strategis, tetapi mereka hanya menguasai area kecil Tiongkok. Namun demikian, pasukan Han akhirnya mengalahkan lawan Chu mereka dalam pertarungan yang penuh dengan umpan silang, penangkapan, dan penyelamatan. Kekalahan ini memuncak dengan bunuh diri pemimpin Chu Xiang Yu dan membuka jalan bagi Liu Bang untuk mendeklarasikan dirinya sebagai Kaisar Tiongkok, mengantarkan dinasti Budak Ketiga dari 73 SM hingga 71 SMPerang Budak Ketiga adalah yang terakhir dari serangkaian pemberontakan budak melawan Republik Romawi, yang dipimpin oleh orang Romawi yang diperbudak, Spartacus. Ke-78 orang yang diperbudak dan gladiator buronan berkembang menjadi pasukan besar yang terdiri dari 120,000 pria, wanita, dan anak-anak. Dengan prospek pemberontakan budak yang meningkat, orang-orang Romawi mengumpulkan pasukan delapan legiun yang dipimpin oleh Marcus Licinius Crassus. Konflik tersebut berakhir dengan kemenangan gemilang Romawi pada tahun 71 SM. Enam ribu orang yang selamat dari pertempuran disalibkan di sepanjang Jalan Appian untuk memberi contoh dan mencegah pemberontakan di masa Carrhae pada tahun 53 SMCrassus, salah satu orang terkaya di Roma, mengumpulkan pasukannya dan memilih untuk menyerang Parthia. Dia melakukan ini tanpa persetujuan Senat Romawi. Crassus berbaris ke Parthia melintasi gurun Mesopotamia, menolak saran Raja Artavasdes II dari Armenia untuk mengambil rute Armenia untuk invasi. Konflik antara dua kerajaan terjadi di Carrhae. Surena, pemimpin Parthia, dengan tegas memenangkan pertarungan, membunuh dan menangkap sebagian besar tentara Romawi dan membunuh Crassus. Hal ini menyebabkan jatuhnya Republik Romawi dan pembentukan Kekaisaran Tebing Merah pada tahun 208 MKredit Penelitian PemberontakanMenjelang akhir dinasti Han China, dua panglima perang selatan berhadapan dengan lawan yang jumlahnya lebih kuat dari utara. Pertempuran ini terdaftar sebagai pertempuran laut terbesar dalam sejarah. Panglima perang utara Cao Cao mengaku telah mengirim 800,000 prajurit untuk merebut wilayah selatan Sungai Yangtze. Namun, mereka hanya konfrontasi oleh tentara yang jauh lebih kecil dari sekitar 50,000 tentara. Panglima perang selatan Sun Quan dan Liu Bei memimpin pasukan ini dalam Pertempuran Tebing Merah. Komandan Cao Cao mempertanyakan apakah bala bantuannya berjumlah 800,000. Bagaimanapun, panglima perang selatan kalah jumlah secara signifikan, namun mereka menjaga saingan utara mereka di teluk karena keahlian maritim yang lebih baik. Konfrontasi ini membantu dalam membentuk dua dinasti selatan, mengantar periode Tiga Kerajaan dalam sejarah Padang Catalaunian pada tahun 451 MPerjuangan antara Roma dan sekutu Jermaniknya yang terikat perjanjian dan puluhan ribu Hun di bawah komando Attila yang terkenal kejam ini mungkin tidak menentukan. Namun, itu membantu dalam mengubah sejarah daerah dan dunia. Meskipun pawai Attila ke Galia yang dikuasai Romawi dihentikan, kemampuan militer Romawi dan sekutu mereka sangat terbatas. Jika bukan karena kematian Attila dua tahun kemudian dan akibat jatuhnya kerajaannya, pertempuran berikutnya nasib Kekaisaran Romawi mungkin akan berubah menjadi sangat Sepanjang sejarah, ada banyak tentara yang berperang karena berbagai alasan. Dalam setiap pertempuran, darah tertumpah, kerajaan dihancurkan, dan orang-orang terbunuh. Beberapa konflik meninggalkan bekas yang tak terhapuskan sejarah. Sementara yang lain menelurkan cerita yang telah diturunkan selama berabad-abad. Terutama, beberapa teknik militer efektif yang dikembangkan di medan perang kuno masih berguna sampai sekarang.
. vbhc5npfz8.pages.dev/372vbhc5npfz8.pages.dev/408vbhc5npfz8.pages.dev/326vbhc5npfz8.pages.dev/380vbhc5npfz8.pages.dev/486vbhc5npfz8.pages.dev/76vbhc5npfz8.pages.dev/215vbhc5npfz8.pages.dev/306
pertempuran besar antara dua pasukan